| Menghasilkan Ahli Madya Konservasi Sumberdaya Hutan yg unggul, bermoral, dan kompetitif, serta mampu bekerja dalam bidang konservasi hutan, kehutanan dan lingkungan hidup maupun bidang wirausaha kehutanan dan tenaga teknisi bidang konservasi hutan. |
- Menguasai ilmu pengetahuan tentang konservasi sumberdaya hutan yang mencakup pengelolaan kawasan konservasi, konservasi insitu dan eksitu, pelestarian sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya, strategi pengelolaan tumbuhan dan satwaliar, konservasi tanah dan air, pengelolaan daerah aliran sungai, serta pelestarian hutan adat dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan;
- Menguasai ilmu pengetahuan tentang peraturan/perundangan-undangan kehutanan dan lingkungan hidup, penyebab kerusakan hutan, dampak pencemaran dan perubahan lingkungan, reboisasi/penghijauan lingkungan, dan pemanfaatan jasa lingkungan, serta pengelolaan hutan lahan basah;
- Menguasai ilmu pengertahuan tentang hutan dan kehutanan, fungsi/peranan hutan, ekologi dan biologi hutan, ciri khusus tanah hutan dan pengelolaannya, perlindungan hutan dan kualitas tempat tumbuh, siklus air dan aliran sungai, penyebab dan pengendalian erosi, serta pemanfaatan hutan berdasarkan aspek konservasi;
- Meguasai ilmu pengetahuan tentang interaksi manusia dengan hutan, sistem budaya, tradisi, kepercayaan, kepemimpinan, manajemen tim dan pemecahan konflik, dalam hubungannya dengan pengelolaan dan pemanfaatan hutan, serta konservasi kawasan hutan di Papua;
- Mampu dan terampil melakukan inventarisasi, identifikasi jenis, mendeskripsikan morfologi tumbuhan dan satwa liar, serta membuat herbarium tumbuhan dan satwaliar di lapangan;
- Mampu dan terampil merancang teknik konservasii insitu dan eksitu dalam rangka konservasi sumberdaya alam hayati ‘Papuasia’.
- Mampu dan terampil memadukan kearifan lokal dan pengetahuan modern dalam memajukan konservasi sumberdayaa alam hayati di Tanah Papua;
- Mampu melakukan kegiatan restorasi habitat, pengukuran debit air, mengelola jasa lingkungan dan wisata alam, serta menggunakan metode dan teknologi dalam pengendalian erosi maupun dampak pencemaran lingkungan.
|